Teknologi Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS) semakin menjadi fitur standar di mobil-mobil Asia terbaru, meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan pengalaman berkendara secara keseluruhan. ADAS menggunakan sensor, kamera, radar, dan software canggih untuk membantu pengemudi dalam berbagai situasi, mulai dari mencegah tabrakan hingga membantu parkir. Adopsi cepat teknologi ini didorong oleh standar keselamatan yang lebih tinggi dan permintaan konsumen akan fitur-fitur yang lebih cerdas.
Salah satu fitur ADAS yang paling umum adalah Adaptive Cruise Control (ACC), yang secara otomatis menyesuaikan kecepatan mobil untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Fitur ini sangat berguna di jalan tol atau saat lalu lintas padat, mengurangi kelelahan pengemudi. Lane Keeping Assist (LKA) membantu menjaga mobil tetap berada di jalurnya, sementara Blind Spot Monitoring (BSM) memperingatkan pengemudi tentang kendaraan di area blind spot.
Selain itu, Forward Collision Warning (FCW) dengan Automatic Emergency Braking (AEB) dapat mendeteksi potensi tabrakan dan secara otomatis mengerem jika pengemudi tidak merespons. Fitur Park Assist atau Surround View Monitor (kamera 360 derajat) juga sangat populer di Asia, terutama di kota-kota padat dengan ruang parkir yang sempit, membantu pengemudi parkir dengan lebih mudah dan aman.
Produsen mobil Asia, seperti Toyota, Honda, Hyundai, dan bahkan merek-merek Tiongkok, bersaing ketat dalam mengintegrasikan ADAS yang lebih canggih dan andal. Mereka berinvestasi dalam riset dan pengembangan AI serta sensor untuk meningkatkan akurasi dan responsivitas sistem. Seiring waktu, ADAS akan menjadi fondasi bagi pengembangan kendaraan self-driving penuh, membawa Asia selangkah lebih dekat ke masa depan mobilitas yang lebih aman dan otonom.

